Langsung ke konten utama

Instalasi Debian 9.7 CLI Via VirtualBox

Halo, teman teman!!! Seperti judulnya aku bakal ngasih tau kalian, bagaimana caranya menginstal Debian OS Via VirtualBox.

Topologi:

Sebelum mulai menginstal siapkan dulu bahannya, yaitu: 
1. PC/Laptop. 
2. Aplikasi VirtualBox, atau kalian bisa download terlebih dahulu Disini kalian bisa pilih Windows host jika kalian menggunakan windows.
3. File ISO Debian atau kalian bisa download Disini

Selanjutnya, mari kalian simak langkah langkahnya yaitu:
1. Buat mesin VirtualBox dengan tab New.

2. Masukkan nama, type Linux, dan versi Debian 64bit. Lalu klik Next.

3. Disini kita akan mengatur memory (RAM) yang akan digunakan dalam mesin virtual, dalam mengatur memory (RAM) kita bisa menggesernya saja tetapi tidak disarankan sampai ke Warna Merah, lalu klik Next

4. Lalu kita bisa pilih Creat Virtual Harddisk.

5. Disini kita diminta memilih pembuat jenis hard drive dan aku disini memilih VDI. Lalu klik Next.

 6.  Disini kita diperintahkan memilih antara Dynamically allocated atau fixed size. Disini aku pilih memakai Dynamically allocated.

7. Selanjutnya, kita akan menentukan lokasi penempatan file Mesin Virtual dan mengatur ukuran Hard Dirsk yang akan kalian pakai untuk Mesin Virtualnya. kebetulan aku menggunakan 300 GB, klik Creat.

8. Disini kita sudah selesai dengan tahap pembuatan Mesin Virtual, tapi kita juga akan melakukan setting pada Mesin. Klik Setting.

9. Kemudian, kita klik Network. Untuk adapter 1 aku pilih Bridge Adapter, dan Adapter 2 aku pilih Host-only Adapter. Jangan lupa klik Ok.


10. Nah, langkah selanjutnya kita bisa klik Start untuk memulai penginstalan OS.

11. Tapi sebelum mulai, kita diminta untuk memasukan file ISO debian terlebih dahulu.



12. Disini kita bisa menentukan antara GUI berbasis grafik atau CLI berbasik teks. jika ingin CLI pilih Install, jika ingin GUI pilih Graphical Install. Namun, disini aku pilih Install.

13. Kemudian, menentukan bahasa. Aku klik English, kenapa tidak bahasa Indonesia? Karena menggunakan bahasa indonesia di Debian memiliki arti atau bahasa yang agak berbeda, sehingga nantinya dapat membuat kita bingung. 

14. Selanjutnya kita masuk untuk memilih area country, dan aku klik tab Other.

15. Aku pilih klik Asia, karna sesuai aku berada di Benua Asia.

16. Pilih sesuai dinegara mana kalian tinggal. Aku pilih klik tab Indonesia.

17. Saat menu “Country to base default locale setting on” atau menu "Negara mana yang akan kalian konfigurasikan", pilih United states.

18. Pilih bahasa keyboard yang akan kalian pakai. Aku pilih klik American English.

19. Bagian "Primary network interface", pilih enpos3 : Intel corporation82540 gigabit ethernet controller.

20. Untuk "Hostname" kita bisa pilih Go Back.

21.  Untuk "Network configuration Method" klik Configuration Network Manually untuk melakukan setting sendiri.

22. Sebelum setting IP Address kita harus mengetahui IPv4 Address & IPv4 default gateway dari Wifi yang terhubung ke PC/Laptop kita, cara ceknya Control panel > Network dan Internet > Network and Sharing Center > klik Wifi yang terhubung > Details.

JIka sudah mengetahui IP nya masukan IP 192.168.43.xx, kecuali angka 1 dan 202, disini aku pakai angka 18, klik Enter

23. Untuk Netmask terisi secara otomatis (default), maka kita langsung tekan Enter.

24. Pakai IP default Gateway wifi yang terhubung (otomatis terisi), klik Enter.

28. Pakai IP default jadi bisa langsung di Continue.

29. Lalu isi Hostname sesuai nama kalian, setelah itu klik Continue.

30. Untuk Domain Name kita kosongkan saja. Klik Continue.

31. Buat password sesuka kita. Lalu klik Continue.

32. Masukkan ulang password yang kita ketik sebelumnya. Klik Continue.

33. Untuk " Full name for the new user" masukkan sesuai dengan nama kalian. Klik tab Continue. 

34. Tambahkan nama kalian pada "Username for you account" dengan nama kalian, lalu klik Countinue.

35. Disini kita diminta memasukkan ulang kata sandi yang sama seperti sebelumnya, lalu Continue.

36. Ketik ulang password lagi, klik Continue. 

37. Masukkan zona waktu sesuai daerah ka;ian, aku pilih Westren. Lalu klik Continue. 

38. Untuk memanajement sizenya pilih Manual, lalu klik Continue.

39. Karena statusnya masih Free Space kita bisa mengonfigurasikan partisinya, klik SCS11 lalu Continue.

40. Untuk membuat partisi baru, klik Yes.

41. Pilih Pri/log untuk mengisi partition, lalu Enter. 

42. Selanjutnya pilih Create a new partition, lalu klik Enter.

43. Di partisi pertama, aku mengisi 100 GB. Lalu klik Continue. 

44. Pilih Primary lalu Enter.

45. Pilih Begining lalu tekan Enter.

46. Jika sudah pilih Done setting up the partition. Lalu Enter.

47. Pilih Pri/log untuk mengisi partition kedua, lalu Enter.

48. Sama seperti membuat partition pertama, pilih Create a new partition.

49. Untuk "New partition" isi seuai dengan jenis RAM pada Laptop/PC kalian, lalu RAM X 2. Misalnya: Punya aku RAM 4GB X 2 = 8GB. Nah 8GB ditulis pada kolom tersebut.

50. Pilih logical lalu Enter.

51. Pilih Begining lalu tekan Enter.

52. Untuk "Use as" nya kita ubah ke Swap area dengan cara tekan Enter.


53. 
Setelah itu, kita klik done setting up the partition. Lalu Enter.


54. 
Pilih Pri/log untuk mengisi partition ketiga, lalu Enter.

56. Sama seperti membuat partition pertama dan kedua, pilih Create a new partition.

57.  Di partisi keetiga, aku mengisi 100 GB. Lalu klik Continue.

58. Pilih Primary lalu Enter.


59. Klik "Mount Point", untuk mengubah /home menjadi /data.



60. 
Setelah itu, kita klik done setting up the partition. Lalu Enter.

61.  Pilih Pri/log untuk mengisi partition keempat, lalu Enter.

62. Sama seperti membuat partition pertama,kedua dan ketiga, pilih Create a new partition.

63. Di partisi keempat, aku mengisi 100 GB. Lalu klik Continue.

64. Pilih Primary lalu Enter.

65. Pilih Begining lalu tekan Enter.

66. Untuk "Use as" nya dengan Ext4 kita ubah ke Ext3 dengan cara tekan Enter.


67. Klik "Mount Point", untuk mengubah /home menjadi /data2.



68. Setelah itu, kita klik done setting up the partition. Lalu Enter.

69. Jika sudah selesai membuat partisi pilih Finish partitioning and Write changtodisk.

70. Untuk "Write changes to to disks" Klik Yes jika sudah yakin tapi jika ada kesalahan dan ingin mengonfigurasi partisi lagi klik No.

71. Disini karena aku tidak ingin menscan CD or DVD maka aku pilih No.

72. Nah, bagian menu "Network Mirror", aku klik No.

73. Selanjutnya pada menu ini, apakah kita partisinya ingin di lakukan survey terlebih dahulu survey. Aku klik No.

74. Lalu untuk memilih penginstalan software, kita bisa menggunakan SSH Server dan System Utilities. Klik FreeSpace untuk menghapus/memberi tanda dan klik Enter untuk lanjut.

75. Untuk "GrupBot", kita klik Yes. Jika sudah di tampilan menu selanjutnya kalian bisa liat gambar yang ada di bawah ya.


76. Nah, kalo sudah ada menu dengan tulisan "Instalation Complete" kita bisa klik Continue bahwa kita sudah berhasil menginstal Debian OS.

*BONUS*

Bonusnya adalah, karna ditampilan selanjutnya akan di minta "Username" yang sudah kita buat dan "Password". Klik Enter, dan ketik su agar lebih meyakinkan apakah penginstalan sudah benar benar berhasil. 



Jangan lupa tunggu aku di postingan selanjunya ya!!! Semoga kalian paham, dan tamabah semangat lagi buat belajar!! Terima Kasih, guys!

Komentar

  1. Penulisan rata kiri kanan ya. upayakan jenis font sama semua sampai kebawah

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Web Server Apache dan Nginx pada Debian

Hai, guys! Disini, aku bakal ngejelasin sedikit tentang bagaimana cara Mengkonfigurasi Web Server, Apache2 dan Nginx Via VirtualBox pada Linux Debian simak ya baik baik caranya. Selamat Mencoba!!        Web Server adalah perangkat lunak yang berfungsi sebagai penerima permintaan yang dikirimkan melalui browser kemudian memberikan tanggapan permintaan dalam bentuk halaman situs web atau lebih umumnya dalam dokumen HTML. Namun, web server dapat mempunyai dua pengertian berbeda, yaitu sebagai bagian dari perangkat keras (hardware) maupun sebagai bagian dari perangkat lunak (software).      Apache2 adalah Server Web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP.      NGINX adalah software web server yang open source. Ketika pert...

Instalisasi dan Konfigurasi Web Mail Via VirtualBox

Hai, everyone! Disini, aku pengen kasih kalian sedikit cara tentang bagaimana cara Mengkonfigurasi dan Install Web Mail Server Via VirtualBox pada Linux Debian simak ya baik baik caranya. Selamat Mencoba!!      Webmail merupakan suatu layanan email yang dapat diakses melalui sebuah browser seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome, opera dan lain-lain. Web Email atau Webmail merupakan salah satu kategori dari website dan klien email yang menggunakan halaman Web sebagai media untuk mengelola email di sisi klien. Sesuai dengan sifatnya, pengguna web email tidak perlu melakukan instalasi perangkat lunak hanya cukup melakukan sedikit konfigurasi. Dengan kelebihan dan kemudahan yang dimiliki webmail yaitu bisa diakses di komputer yang berbeda secara langsung tanpa harus menyetting ulang layanan.      Roundcube adalah klien email IMAP berbasis web. Fitur Roundcube yang paling menonjol adalah penggunaan teknologi Ajax yang menyebar luas. Roundcube...

Lab 4.1 Static Routing

 Hai, semuanya! Aku akan kasih kalian sedikit cara tentang melakukan Konfigurasi Static Routing on VirtualBox simak ya baik baik caranya. Selamat Mencoba!!      Routing statis (Static Routing)  adalah proses setting router jaringan menggunakan tabel routing yang dilakukan secara manual saat melakukan konfigurasi. Jika ada perubahan, maka administrator jaringan harus melakukan setting ulang pada jaringan.  Routing static merupakan pengaturan yang paling simple dalam jaringan komputer, untuk menggunakannya administrator tinggal mengisi dalam tabel entri forwarding pada setiap router yang terhubung pada jaringan tersebut. A.TOPOLOGI B. ALAT DAN BAHAN 1. PC/L aptop 2. Aplikasi Winbox, klik  Disini 3. Routerboard 941 4. Internet 5. Kabel Serial Port C. LANGKAH LANGKAH 1. Konfigurasi Adapter Mesin VirtualBox a. L akukan settingan Network terlebih dahulu pada Router-01. Kita bisa menggunakan 2 Adapter yaitu:      Adapter 2 : host only #2  ...