Langsung ke konten utama

Lab 3.2 Bridge 2 Router

 Hai, semuanya! Aku akan kasih kalian sedikit cara tentang melakukan Konfigurasi Bridge 2 Router on VirtualBox simak ya baik baik caranya. Selamat Mencoba!!

    Bridge 2 Router merupakan suatu jaringan TCP/IP, paket data yang dikirim oleh komputer pengirim, dapat diterima langsung oleh komputer penerima selama komputer pengirim dan penerima ada dalam satu jaringan yang sama atau jika komputer pengirim dan komputer penerima ada dalam jaringan yang berbeda maka paket data tidak dapat diterima langsung oleh komputer penerima, oleh kerena itu diperlukan alat yang namanya Router.

A.TOPOLOGI

B. ALAT DAN BAHAN
1. PC/Laptop
2. Aplikasi Winbox, klik Disini
3. Routerboard 941
4. Internet
5. Kabel Serial Port

C. LANGKAH LANGKAH
1. Konfigurasi Mikrotik Server
a. Lakukan settingan Network terlebih dahulu pada Mikrotik Server. Kita bisa menggunakan 3 Adapter yaitu:
    Adapter 1: adapter bridge
    Adapter 2 : host only
    Adapter 3 : host only #2
Dengan adapter type kita pilih bagian Intel PRO/1000 MT Dekstop (82540EM), selanjutnya pada bagian Promiscous Mode nya adalah Allow All dan jangan lupa untuk menceklis pada bagian cable connected.


b. Lakukan settingan Network terlebih dahulu pada Client-01. Kita bisa menggunakan 1 Adapter yaitu:
    Adapter 1 : host only #2
Dengan adapter type kita pilih bagian Intel PRO/1000 MT Dekstop (82540EM), selanjutnya pada bagian Promiscous Mode nya adalah Allow All dan jangan lupa untuk menceklis pada bagian cable connected.


c. Pastikan pada Client sudah terdapat aplikasi Winbox, jika sudah kita bisa Login menggunakan MacAddress. Kemudian cek Interface dengan menggunakan interface print.


d. Selanjutnya Konfigurasi Dhcp-client agar Router terhubung ke Internet melalui Interface ether1 dengan ip dhcp-client add interface=ether1 disabled=no. Lalu cek dengan menggunakan ip dhcp-client print. Bisa kita lihat bahwa kita sudah mendapatkan IP Address yaitu 192.168.43.5/24 di Interface ether1 dan status bound (connected).


e. Jika sudah kita lakukan Ping terhadap ip gatewaydns google dan google.com pada Mesin Mikrotik Server, jika statusnya reply maka konfigurasi yang sebelumnya telah kita lakukan sudah berhasil.


f. Kita tambahkan Interface Bridge dengan menggunakan interface bridge add name=Bridge-01. Lalu kita lakukan pengecekan dengan perintah interface bridge print, bisa di lihat bahwa kita sudah berhasil membuat Interface Bridge karena flag bersymbol R (running).


g. Kemudian lakukan penambahan Port Interface ke dalam Interface Bridge pada Interface ether2 dan ether3, dengan perintah interface bridge port add bridge=Bridge-01 Interface=ether2  > interface bridge port add bridge=Bridge-01 Interface=ether3. Lalu otomatis akan melakukan reboot.


h. Jika sudah kita lakukan pengecekan pada Port Interface yang kita tambahkan ke Interface Bridge, dengan menggunakan perintah interface bridge port print. Lakukan pengecekan bisa juga dengan menggunakan perintah interface print.


i. Kita lakukan Konfigurasi IP Address pada Interface Bridge-01 dengan menggunakan perintah ip address add address=5.5.5.1/24 interface=Bridge-01. Jangan lupa, lakukan pengecekan dengan perintah ip address print.


j. Selanjutnya kita lakukan Konfigurasi DHCP-Server agar Client bisa mendapatkan IP secara Dinamis, disini kita lakukan menggunakan setup untuk melakukan Konfigurasi tersebut. Masukkan perintah interface dhcp-server setup. Arahkan ke Interface Bridge yaitu Bridge-01 dan pastikan juga bahwa DNS mengarah ke IP yang terhubung ke Internet.


k. Kemudian kita cek pada bagian Network Connection Detail. Bisa kita lihat bahwa IP Address sudah berhasil diubah menjadi IP Address yang telah kita konfigurasi sebelumnya.


l. Lakukan test Ping dengan menggunakan CMD ke IP Gateway, dengan perintah ping 5.5.5.1, disini bisa kita lihat bahwa statusnya reply yang artinya router sudah terhubung ke client.


m. Kita coba Ping terhadap ip dns google apakah bisa terhubung ke dalam jaringan atau tidak. Bisa kita lihat hasilnya adalah Request Time Out yang artinya kita tidak bisa terhubung ke dalam jaringan internet.


n. Karena sebelumnya kita tidak bisa terhubung ke dalam Jaringan Internet maka kita lakukan Konfigurasi Firewall Nat untuk terhubung ke dalam Jaringan, dengan menggunakan perintah ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether 1 action=masquerade. Lakukan pengecekan dengan ip firewall nat print, disini bisa kita lihat bahwa Konfigurasi Firewall Nat berhasil dilakukan.


o. Lakukan uji coba kembali dengan melakukan Ping terhadap ip gatewayip dns google, dan google.com, bisa kita lihat bahwa statusnya reply yang berarti Mikrotik Server sudah terhubung ke dalam Jaringan Internet.




1. Konfigurasi Mikrotik Client
a. Lakukan settingan Network terlebih dahulu pada Mikrotik Client. Kita bisa menggunakan 2 Adapter yaitu:
    Adapter 1 : host only
    Adapter 2 : host only #3
Dengan adapter type kita kita pilih bagian Intel PRO/1000 MT Dekstop (82540EM), selanjutnya pada bagian Promiscous Mode nya adalah Allow All dan jangan lupa untuk menceklis pada bagian cable connected.


b. Lakukan settingan Network terlebih dahulu pada Client-01. Kita bisa menggunakan 1 Adapter yaitu:
    Adapter 1 : host only #2
Dengan adapter type kita pilih bagian Intel PRO/1000 MT Dekstop (82540EM), selanjutnya pada bagian Promiscous Mode nya adalah Allow All dan jangan lupa untuk menceklis pada bagian cable connected.


c. Pastikan bahwa Mikrotik Server juga Start dan Patikan pada Client sudah terdapat aplikasi Winbox, jika sudah kita bisa Login menggunakan MacAddress. Kemudian cek Interface dengan menggunakan interface print.


d. Selanjutnya Konfigurasi Dhcp-client agar Router terhubung ke Internet melalui Interface ether1 dengan ip dhcp-client add interface=ether1 disabled=no. Lalu cek dengan menggunakan ip dhcp-client print. Bisa kita lihat bahwa kita sudah mendapatkan IP Address yaitu 5.5.5.254/24 di Interface ether1 dan status bound (connected).


e. Jika sudah kita lakukan Ping terhadap ip gatewaydns google dan google.com pada Mesin Mikrotik Client, jika statusnya reply maka konfigurasi yang sebelumnya telah kita lakukan sudah berhasil.


f. Kemudian kita cek pada bagian Network Connection Detail. Bisa kita lihat bahwa IP Address sudah berhasil diubah menjadi IP Address yang telah kita konfigurasi sebelumnya.


g. Lakukan uji coba kembali dengan melakukan Ping terhadap ip gatewayip dns google, dan google.com, bisa kita lihat bahwa statusnya reply yang berarti Mikrotik Client sudah terhubung ke dalam Jaringan Internet.




Akhirnya, kita sudah berhasil melakukan Konfigurasi Bridge 2 Router on Virtual Box. Nah, semoga blog ini bisa membantu ya!! Terima Kasih!! Semangat belajarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Web Server Apache dan Nginx pada Debian

Hai, guys! Disini, aku bakal ngejelasin sedikit tentang bagaimana cara Mengkonfigurasi Web Server, Apache2 dan Nginx Via VirtualBox pada Linux Debian simak ya baik baik caranya. Selamat Mencoba!!        Web Server adalah perangkat lunak yang berfungsi sebagai penerima permintaan yang dikirimkan melalui browser kemudian memberikan tanggapan permintaan dalam bentuk halaman situs web atau lebih umumnya dalam dokumen HTML. Namun, web server dapat mempunyai dua pengertian berbeda, yaitu sebagai bagian dari perangkat keras (hardware) maupun sebagai bagian dari perangkat lunak (software).      Apache2 adalah Server Web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP.      NGINX adalah software web server yang open source. Ketika pert...

Instalisasi dan Konfigurasi Web Mail Via VirtualBox

Hai, everyone! Disini, aku pengen kasih kalian sedikit cara tentang bagaimana cara Mengkonfigurasi dan Install Web Mail Server Via VirtualBox pada Linux Debian simak ya baik baik caranya. Selamat Mencoba!!      Webmail merupakan suatu layanan email yang dapat diakses melalui sebuah browser seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome, opera dan lain-lain. Web Email atau Webmail merupakan salah satu kategori dari website dan klien email yang menggunakan halaman Web sebagai media untuk mengelola email di sisi klien. Sesuai dengan sifatnya, pengguna web email tidak perlu melakukan instalasi perangkat lunak hanya cukup melakukan sedikit konfigurasi. Dengan kelebihan dan kemudahan yang dimiliki webmail yaitu bisa diakses di komputer yang berbeda secara langsung tanpa harus menyetting ulang layanan.      Roundcube adalah klien email IMAP berbasis web. Fitur Roundcube yang paling menonjol adalah penggunaan teknologi Ajax yang menyebar luas. Roundcube...

Lab 4.1 Static Routing

 Hai, semuanya! Aku akan kasih kalian sedikit cara tentang melakukan Konfigurasi Static Routing on VirtualBox simak ya baik baik caranya. Selamat Mencoba!!      Routing statis (Static Routing)  adalah proses setting router jaringan menggunakan tabel routing yang dilakukan secara manual saat melakukan konfigurasi. Jika ada perubahan, maka administrator jaringan harus melakukan setting ulang pada jaringan.  Routing static merupakan pengaturan yang paling simple dalam jaringan komputer, untuk menggunakannya administrator tinggal mengisi dalam tabel entri forwarding pada setiap router yang terhubung pada jaringan tersebut. A.TOPOLOGI B. ALAT DAN BAHAN 1. PC/L aptop 2. Aplikasi Winbox, klik  Disini 3. Routerboard 941 4. Internet 5. Kabel Serial Port C. LANGKAH LANGKAH 1. Konfigurasi Adapter Mesin VirtualBox a. L akukan settingan Network terlebih dahulu pada Router-01. Kita bisa menggunakan 2 Adapter yaitu:      Adapter 2 : host only #2  ...